Nottingham Forest Menang 3-0 atas Malmö FF, Malam Nostalgia di City Ground
Kemenangan Meyakinkan yang Jaga Asa Lolos Fase Gugur
Nottingham Forest meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Malmö FF pada matchday kelima league phase UEFA Europa League 2025/2026 di City Ground, Kamis malam 27 November 2025 waktu setempat (Jumat dini hari WIB). Tiga gol Forest masing-masing dicetak Ryan Yates, Arnaud Kalimuendo, dan Nikola Milenković, sekaligus menjaga asa mereka untuk lolos ke fase knockout.
Kemenangan ini terasa spesial karena menjadi semacam “reuni” final Piala Champions 1979, ketika Forest menaklukkan Malmö 1-0 dan meraih gelar Eropa pertama mereka. Di tribune City Ground, suporter menyiapkan tifo khusus dan klub mengundang para legenda 1979 untuk hadir sebagai tamu kehormatan, membuat atmosfer laga lebih emosional dari sekadar partai fase grup biasa.
Jalannya Laga: Forest Mendominasi, Yates–Kalimuendo–Milenković Bergantian Menghukum Malmö
Forest turun dengan skuat yang banyak dirotasi oleh Sean Dyche, namun tetap tampil dominan sejak menit awal. Mereka menekan Malmö tinggi dan praktis membatasi pergerakan tim tamu yang baru kembali bertanding setelah jeda panjang usai berakhirnya kompetisi domestik Swedia. Statistik menunjukkan Malmö nyaris tak menyentuh bola di dalam kotak penalti Forest dan hanya melepaskan satu tembakan yang tidak berbahaya sepanjang laga.
Gol pembuka datang pada menit ke-27 lewat sang kapten, Ryan Yates. Berawal dari skema sepak pojok, umpan James McAtee disundul Yates dan sempat ditepis spektakuler oleh kiper Ellborg, namun bola pantul tetap dikuasai Forest dan Yates akhirnya menyambar peluang kedua untuk mengubah skor menjadi 1-0.
Menjelang akhir babak pertama, Forest menggandakan keunggulan. Lagi-lagi Yates terlibat: sundulannya memaksa Ellborg melakukan penyelamatan susulan, bola liar jatuh ke kaki Arnaud Kalimuendo yang dengan dingin menuntaskan menjadi gol pertamanya untuk Forest sejak didatangkan pada bursa musim panas. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum dan membuat City Ground bergemuruh.
Memasuki babak kedua, dominasi Forest tak mengendur. Pada menit ke-58, Nikola Milenković mencetak gol ketiga dari jarak dekat setelah bola hasil voli Yates memantul di area kotak penalti. Gol ini sempat diperiksa VAR untuk dugaan offside, tetapi akhirnya disahkan dan mengunci kemenangan 3-0 bagi tuan rumah.
Dampak Kemenangan: Forest Bangkit di Bawah Sean Dyche, Malmö Terpuruk
INDOBET365 mengatakan kemenangan telak atas Malmö memperpanjang tren positif Nottingham Forest di bawah pelatih baru Sean Dyche. Mereka kini mencatat tiga kemenangan beruntun di semua ajang dan belum terkalahkan di kandang sejak Dyche mengambil alih. Di klasemen liga fase Europa League, Forest mengumpulkan delapan poin dari lima laga (2 menang, 2 imbang, 1 kalah) dan masih sangat memiliki peluang untuk lolos ke fase gugur.
Selain penting secara matematis, kemenangan ini juga memberi pesan kuat bahwa Forest mulai menemukan identitas permainan: solid di belakang, efektif di bola mati, dan berbahaya ketika memanfaatkan momen kedua (second ball). Yates tampil menonjol sebagai kapten yang bukan hanya mencetak gol, tetapi juga berperan dalam terciptanya dua gol lainnya, sementara Kalimuendo akhirnya memecah kebuntuan gol perdananya untuk klub.
Di sisi lain, Malmö FF kian terbenam di dasar klasemen dengan hanya satu poin dari lima pertandingan (0 menang, 1 imbang, 4 kalah). Jeda kompetisi domestik dan kurangnya ritme bertanding terlihat jelas pada performa mereka: sulit keluar dari tekanan, minim kreativitas, dan rapuh saat menghadapi bola mati. Interim coach Anes Mravac—yang segera hengkang untuk bergabung dengan Middlesbrough—mengakui seusai laga bahwa timnya kalah di semua aspek permainan malam itu.
Jika Forest mampu mempertahankan momentum di laga penutup fase liga, peluang mereka untuk menembus babak knockout Europa League terbuka lebar, sekaligus melanjutkan kisah kebangkitan klub yang pernah menjadi raja Eropa pada akhir dekade 1970-an.
