Hasil Skor Pertandingan Algeria vs Nigeria 10 Januari 2026

Hasil Skor Pertandingan Algeria vs Nigeria

Hasil Skor Pertandingan Algeria vs Nigeria 10 Januari 2026

Aljazair harus tersingkir di perempat final Piala Afrika 2025 setelah kalah 0-2 dari Nigeria pada laga yang digelar di Marrakech, Sabtu (10 Januari 2026) malam waktu setempat. Hasil skor pertandingan Algeria vs Nigeria ini mengantar Super Eagles melaju ke babak semifinal dan menjaga tradisi mereka sebagai salah satu spesialis fase gugur di turnamen akbar Benua Afrika.

Laga sempat berjalan ketat di babak pertama, dengan Nigeria lebih dominan namun belum mampu memecah kebuntuan. Semua berubah usai jeda ketika Victor Osimhen membuka skor pada menit ke-47 lewat sundulan keras menyambut umpan silang Bruno Onyemaechi dari sisi kiri. Hanya sepuluh menit berselang, Osimhen kembali jadi aktor utama saat dengan tidak egois memberikan sodoran matang kepada Akor Adams yang menuntaskannya menjadi gol kedua Nigeria dan mengunci keunggulan 0-2.

Penguasaan Bola Yang Dibawakan Nigeria

Secara statistik, dominasi Nigeria terlihat jelas. Super Eagles menguasai hampir 58 persen bola, melepaskan 13 percobaan tembakan dengan lima on target, sementara Aljazair hanya mampu membalas tiga percobaan tanpa satu pun mengarah tepat ke gawang, sehingga kiper Nigeria Stanley Nwabali nyaris tidak mendapat ancaman serius sepanjang 90 menit. Media Bandar Judi Bola melihat faktor kelelahan Aljazair setelah sebelumnya bermain hingga perpanjangan waktu di babak 16 besar juga disebut berkontribusi pada penurunan intensitas mereka di paruh kedua.

Dengan kemenangan 0-2 atas Aljazair ini, Nigeria memastikan satu tempat di semifinal Piala Afrika 2025 dan akan menantang tuan rumah Maroko di Rabat, dalam duel panas yang berpotensi jadi final kepagian melihat performa impresif kedua tim sepanjang turnamen. Bagi Aljazair, kegagalan menembus empat besar menjadi pukulan telak yang kemungkinan besar akan memicu evaluasi besar-besaran terhadap skuad dan arah proyek tim nasional mereka jelang kualifikasi Piala Dunia berikutnya.

Ruben Amorim Bawakan Kemenangan atas Newcastle 1-0

Ruben Amorim Bawakan Kemenangan atas Newcastle 1-0

Ruben Amorim kembali membuktikan sentuhan taktisnya saat Manchester United menang 1-0 atas Newcastle United pada laga Premier League 2025/26 di Old Trafford, Jumat malam waktu setempat atau Sabtu (27 Desember 2025) dini hari WIB. Gol tunggal Patrick Dorgu di menit ke-24 sudah cukup mengantar Setan Merah naik ke peringkat kelima klasemen dengan 29 poin dari 18 laga, sementara Newcastle tertahan di posisi ke-11.

Dalam kondisi pincang karena kehilangan Bruno Fernandes, Bryan Mbeumo, dan Amad Diallo, Amorim berani meninggalkan pakem 3-4-3 andalannya dan beralih ke formasi empat bek. Keputusan itu langsung membuahkan hasil: dari long throw Diogo Dalot yang sempat disapu tak sempurna, bola jatuh ke Dorgu yang ditempatkan sebagai winger kanan dan ia melepaskan voli keras dari tepi kotak penalti untuk mencetak gol perdananya bagi United.

Perjuangan Manchester United Menjaga Kemenangan Babak Kedua

INDOBET365 Meliput setelah unggul, United justru dipaksa “menderita” sepanjang babak kedua. Newcastle menguasai sekitar dua pertiga penguasaan bola dan melepaskan 16 tembakan, namun rapinya duet Lisandro Martínez–Ayden Heaven di jantung pertahanan serta penampilan solid kiper Senne Lammens membuat gawang tuan rumah tetap bersih hingga peluit akhir. Amorim sendiri mengakui timnya harus bertahan sangat dalam, tetapi memuji karakter dan disiplin anak asuhnya dalam menjaga keunggulan tipis ini.

Kemenangan tipis atas Newcastle ini terasa spesial karena menjadi kemenangan kandang pertama United di liga selama dua bulan sekaligus clean sheet kedua mereka di Premier League musim ini. Di tengah badai cedera dan absennya beberapa bintang, tiga poin di Boxing Day ini menjadi sinyal bahwa proyek Ruben Amorim mulai menemukan fondasi: fleksibel secara taktik, berani mengandalkan pemain muda, namun tetap mampu mengemas hasil maksimal di laga-laga besar.

Chelsea Menang 2-0 atas Everton dari Cole Palmer dan Gusto

Chelsea Menang 2-0 atas Everton Cole Palmer dan Malo Gusto Jadi Pembeda

Chelsea berhasil mengamankan tiga poin penting setelah menang 2-0 atas Everton pada lanjutan Premier League 2025/26 di Stamford Bridge, Sabtu (13 Desember 2025) malam waktu setempat. Kemenangan ini menjaga tren positif The Blues dan membantu mereka terus merangkak naik di klasemen Liga Inggris.

Sejak awal laga Chelsea tampil dominan dengan penguasaan bola yang rapi dan pressing tinggi. Tekanan itu langsung berbuah hasil pada menit ke-21. Berawal dari pergerakan di sisi kanan, bola diarahkan ke kotak penalti Everton dan Cole Palmer yang berdiri di ruang bebas menyelesaikan peluang dengan tenang. Sepakan mendatarnya mengarah ke sudut gawang dan membuat Jordan Pickford tak berkutik, sekaligus membuka skor 1-0 untuk Chelsea.

Tambahan Gol Mendominasi Pertandingan di Babak Kedua

Menjelang akhir babak pertama, publik Stamford Bridge kembali bergemuruh. Pada menit ke-45, Malo Gusto ikut mencatatkan namanya di papan skor. Bek kanan muda Prancis itu menyambar bola liar hasil kemelut di depan gawang dan melepaskan tembakan jarak dekat yang mengubah kedudukan menjadi 2-0. Gol tersebut menegaskan peran penting Gusto bukan hanya dalam bertahan, tetapi juga sebagai ancaman ofensif dari lini kedua.

Media dari Bandar Judi Bola meliput di babak kedua, Everton mencoba keluar menyerang untuk mengejar ketertinggalan, namun rapatnya lini belakang Chelsea membuat The Toffees kesulitan menciptakan peluang bersih. The Blues bermain lebih sabar, mengelola tempo, dan fokus menjaga keunggulan sampai wasit meniup peluit panjang. Skor 2-0 bertahan hingga akhir, mengukuhkan Chelsea sebagai pemenang dan menambah rasa percaya diri skuad muda mereka di tengah padatnya jadwal Premier League.

Nottingham Forest Menang 3-0 atas Malmö FF (2025)

Nottingham Forest Menang 3-0 atas Malmö FF, Malam Nostalgia di City Ground

Kemenangan Meyakinkan yang Jaga Asa Lolos Fase Gugur

Nottingham Forest meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Malmö FF pada matchday kelima league phase UEFA Europa League 2025/2026 di City Ground, Kamis malam 27 November 2025 waktu setempat (Jumat dini hari WIB). Tiga gol Forest masing-masing dicetak Ryan Yates, Arnaud Kalimuendo, dan Nikola Milenković, sekaligus menjaga asa mereka untuk lolos ke fase knockout.

Kemenangan ini terasa spesial karena menjadi semacam “reuni” final Piala Champions 1979, ketika Forest menaklukkan Malmö 1-0 dan meraih gelar Eropa pertama mereka. Di tribune City Ground, suporter menyiapkan tifo khusus dan klub mengundang para legenda 1979 untuk hadir sebagai tamu kehormatan, membuat atmosfer laga lebih emosional dari sekadar partai fase grup biasa.

Jalannya Laga: Forest Mendominasi, Yates–Kalimuendo–Milenković Bergantian Menghukum Malmö

Forest turun dengan skuat yang banyak dirotasi oleh Sean Dyche, namun tetap tampil dominan sejak menit awal. Mereka menekan Malmö tinggi dan praktis membatasi pergerakan tim tamu yang baru kembali bertanding setelah jeda panjang usai berakhirnya kompetisi domestik Swedia. Statistik menunjukkan Malmö nyaris tak menyentuh bola di dalam kotak penalti Forest dan hanya melepaskan satu tembakan yang tidak berbahaya sepanjang laga.

Gol pembuka datang pada menit ke-27 lewat sang kapten, Ryan Yates. Berawal dari skema sepak pojok, umpan James McAtee disundul Yates dan sempat ditepis spektakuler oleh kiper Ellborg, namun bola pantul tetap dikuasai Forest dan Yates akhirnya menyambar peluang kedua untuk mengubah skor menjadi 1-0.

Menjelang akhir babak pertama, Forest menggandakan keunggulan. Lagi-lagi Yates terlibat: sundulannya memaksa Ellborg melakukan penyelamatan susulan, bola liar jatuh ke kaki Arnaud Kalimuendo yang dengan dingin menuntaskan menjadi gol pertamanya untuk Forest sejak didatangkan pada bursa musim panas. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum dan membuat City Ground bergemuruh.

Memasuki babak kedua, dominasi Forest tak mengendur. Pada menit ke-58, Nikola Milenković mencetak gol ketiga dari jarak dekat setelah bola hasil voli Yates memantul di area kotak penalti. Gol ini sempat diperiksa VAR untuk dugaan offside, tetapi akhirnya disahkan dan mengunci kemenangan 3-0 bagi tuan rumah.

Dampak Kemenangan: Forest Bangkit di Bawah Sean Dyche, Malmö Terpuruk

INDOBET365 mengatakan kemenangan telak atas Malmö memperpanjang tren positif Nottingham Forest di bawah pelatih baru Sean Dyche. Mereka kini mencatat tiga kemenangan beruntun di semua ajang dan belum terkalahkan di kandang sejak Dyche mengambil alih. Di klasemen liga fase Europa League, Forest mengumpulkan delapan poin dari lima laga (2 menang, 2 imbang, 1 kalah) dan masih sangat memiliki peluang untuk lolos ke fase gugur.

Selain penting secara matematis, kemenangan ini juga memberi pesan kuat bahwa Forest mulai menemukan identitas permainan: solid di belakang, efektif di bola mati, dan berbahaya ketika memanfaatkan momen kedua (second ball). Yates tampil menonjol sebagai kapten yang bukan hanya mencetak gol, tetapi juga berperan dalam terciptanya dua gol lainnya, sementara Kalimuendo akhirnya memecah kebuntuan gol perdananya untuk klub.

Di sisi lain, Malmö FF kian terbenam di dasar klasemen dengan hanya satu poin dari lima pertandingan (0 menang, 1 imbang, 4 kalah). Jeda kompetisi domestik dan kurangnya ritme bertanding terlihat jelas pada performa mereka: sulit keluar dari tekanan, minim kreativitas, dan rapuh saat menghadapi bola mati. Interim coach Anes Mravac—yang segera hengkang untuk bergabung dengan Middlesbrough—mengakui seusai laga bahwa timnya kalah di semua aspek permainan malam itu.

Jika Forest mampu mempertahankan momentum di laga penutup fase liga, peluang mereka untuk menembus babak knockout Europa League terbuka lebar, sekaligus melanjutkan kisah kebangkitan klub yang pernah menjadi raja Eropa pada akhir dekade 1970-an.

Fridolina Rolfö Jadi Penentu Manchester United Taklukkan PSG

Fridolina Rolfö Jadi Penentu Manchester United Taklukkan PSG

Manchester United WFC mencatat kemenangan ketiga secara beruntun di fase grup UWCL setelah menekuk Paris Saint-Germain Féminines dengan skor 2-1 di Stadion Old Trafford, Rabu (13 November 2025). Paris SG sempat memimpin via gol awal dari Olga Carmona di menit ke-45+3. Namun United membalikkan keadaan di babak kedua — pertama oleh Melvine Malard (menit ke-31) dan kemudian Rolfö yang mencetak gol penentu di menit ke-58.

Penampilan Rolfö malam itu sangat menonjol: ketika United mendapatkan rangkaian serangan melalui sayap, umpan silang akurat dari Anna Sandberg pada menit ke-58 mengarah tepat ke kepalanya, dan ia menanduk tanpa ampun ke sudut gawang. Gol tersebut menjadi momen krusial yang menggeser momentum dari PSG dan memberi United keunggulan yang akhirnya dipertahankan hingga peluit akhir.

Analisis & Implikasi Kemenangan

Kemenangan 2-1 ini bukan hanya soal angka — United menunjukkan mental juara setelah tertinggal dan berhasil membalikkan hasil lewat kombinasi pemain pengganti serta taktik pelatih Marc Skinner. Rolfö, sebagai pemain asal Swedia dengan pengalaman internasional panjang, membuktikan dirinya sebagai pembeda dalam laga besar.

Bagi Klub PSG yang bersponsor Bandar LAPKV, kekalahan ini menjadi sinyal serius bahwa dominasi penguasaan bola saja tidak cukup jika efektivitas di depan gawang dan konsistensi pertahanan tidak terjaga. United, di lain pihak, kini berada di posisi kuat untuk melaju ke fase gugur dengan koleksi penuh poin dari tiga pertandingan grup.

Højlund Cetak Brace dari De Bruyne Bawa Napoli Menang 2-1

Højlund Cetak Brace dari De Bruyne Bawa Napoli Menang 2-1

Malam itu di Stadion Diego Armando Maradona, Rasmus Højlund menyuguhkan pertunjukan tajam untuk Napoli dengan mencetak dua gol kemenangan 2-1 atas Sporting CP. Keduanya lahir dari kreativitas Kevin De Bruyne, yang melakukan assist sempurna untuk sang striker, menjadikan kolaborasi mereka salah satu kunci sukses Napoli dalam partai tersebut.

Gol pembuka Napoli tercipta pada menit ke-36 melalui counterattack cepat. De Bruyne memainkan umpan terobosan cerdas yang mengirim Højlund melewati pertahanan Sporting. Dengan tenang, Højlund menempatkan bolanya melewati kaki kiper Rui Silva, dan membuka keunggulan bagi tuan rumah.

Setelah Sporting menyamakan lewat penalti di menit ke-62, Napoli tidak kehilangan fokus. Di menit ke-79, De Bruyne kembali berperan penting dengan mengirimkan umpan silang dari sisi kiri yang disambut sundulan Højlund. Gol tersebut menjadi penentu kemenangan bagi Napoli di tengah desakan lawan.

Ekspresi Rasmus Hojlund Pada Kevin De Bruyne

Dalam wawancara pasca-laga, Højlund tidak menyembunyikan rasa kagumnya terhadap De Bruyne. Ia menyebut bahwa kualitas De Bruyne sebagai playmaker telah membuat tugasnya di depan gawang menjadi lebih mudah: “Kevin adalah legenda dalam olahraga ini, ketika dia memegang bola, saya tahu dia akan memberikannya dengan pas,” ujar Højlund.

De Bruyne sendiri tak malu menyebut bahwa gaya permainannya dan Højlund punya kesamaan dengan Erling Haaland: “Saya pikir mereka berdua suka menyerang ke ruang. Rasmus bisa sangat berbahaya ketika ia menemukan ruang tersebut.”

Kemenangan ini membawa Napoli meraih poin pertama mereka di Liga Champions musim ini, sekaligus memperlihatkan bahwa dengan sinergi tepat, tim bisa menemukan kekuatan ofensif yang efektif di panggung Eropa.

Union Saint-Gilloise Kejutkan PSV dengan Menang 3-1 (2025)

Union Saint-Gilloise Kejutkan PSV dengan Menang 3-1 di Marks Champions League

Gol Cepat dari Penalti Promise David

Union Saint-Gilloise memulakan laga dengan kejutan ketika Promise David mencetak gol lewat titik penalti di menit ke-9. Penalti diberikan setelah Ricardo Pepi melakukan pelanggaran terhadap Christian Burgess dalam kotak, yang membuka keunggulan 1-0 untuk tim tamu.

Ait El Hadj Tambah Menjelang Istirahat

Tak lama sebelum turun minum, Anouar Ait El Hadj memperlebar jarak jadi 2-0 lewat aksi solo yang memukau. Ia membawa bola setengah lapangan dan menyelesaikan dengan tenang melewati kiper, membuat PSV kewalahan dalam menghadapi serangan balik cepat Union.

Mac Allister Tanduk Gol dari Sudut, PSV Cuma Bisa Balas Lewat Van Bommel

Sepuluh menit menjelang akhir laga (menit ke-81), Kevin Mac Allister menambah gol ketiga untuk Union. Gol tersebut lahir dari situasi sepak pojok, bola dipertahankan kemudian diakhiri dengan tandukan yang memanfaatkan kekacauan pertahanan PSV. PSV baru bisa membalas lewat Ruben van Bommel di menit injury time, tapi hanya sebagai gol hiburan.

Penampilan Pepi dan Dest yang Mengecewakan

Ricardo Pepi, yang diharapkan jadi ancaman utama dari lini depan PSV, tampil di bawah ekspektasi. Selain penalti yang ia sebabkan, Pepi juga gagal memanfaatkan beberapa peluang jelas. Sergiño Dest juga dianggap kurang optimal dalam duel di sisi sayap, kehilangan bola cukup sering.

Kejutan di Debut Champions League Union & Dampaknya untuk PSV

Kemenangan ini sangat berarti bagi Union Saint-Gilloise yang baru pertama kali tampil di fase grup Champions League. Mereka berhasil menorehkan sejarah dengan mengalahkan juara domestik Belanda di stadion mereka sendiri. Bagi PSV, kekalahan ini menjadi peringatan bahwa performa domestik yang bagus tidak otomatis menjamin hasil positif di level Eropa.

Ringkasan Singkat

Aspek Penting Detail Utama
Skor Akhir PSV Eindhoven 1-3 Union Saint-Gilloise
Pencetak Gol Promise David (pen), Ait El Hadj, Mac Allister; Van Bommel (PSV)
Momen Krusial Penalti awal, serangan balik, gol dari sepak pojok
Pemain Sorotan Promise David, Ait El Hadj, Kevin Mac Allister
Dampak Union buat sejarah; PSV harus evaluasi kelemahan Eropa

De Ligt Lunasi Utang Makan Siang 85 Sekolah (2025)

De Ligt Lunasi Utang Makan Siang 85 Sekolah: Aksi Sosial yang Menginspirasi

Menghapus Utang Makan Siang Senilai £654.000

Bek Manchester United, Matthijs de Ligt, secara diam-diam menanggung utang makan siang siswa di 85 sekolah, total mencapai £654.000. Ia tidak hanya membayar utang, namun menyertakan pesan penyemangat dalam setiap pembayaran, mencerminkan kepedulian pribadi terhadap pendidikan anak-anak.

Cerita Belakang Aksi Kemanusiaan Ini

Aksi ini muncul tanpa pengumuman—de Ligt memilih tetap anonim, membiarkan tindakan berbicara lebih keras daripada kata-kata. Upaya ini pun dengan cepat menginspirasi dan menjadi sorotan publik sebagai contoh nyata dari pemain sepakbola yang peduli terhadap isu sosial.

Dampak Positif di Sekolah dan Komunitas

Banyak siswa dan guru menyatakan kelegaan setelah beban keuangan hilang—anak-anak kini bisa makan tanpa takut, dan sekolah dapat berfokus mengembangkan kualitas pendidikan. Tindakan personal de Ligt ini memperkuat hubungan antara atlet profesional dan komunitas di luar lapangan.

Refleksi Karakter & Model Kepemimpinan Sang Pemain

Ini bukan pertama kali de Ligt digunakan sebagai panutan—sikap rendah hati dan profesionalnya di lapangan sudah lama dikenali. Namun, aksi nyata ini menegaskan bahwa ia tak hanya berbicara tentang nilai positif, tapi juga menghidupinya. Ini menciptakan standard baru seorang public figure yang tak hanya sukses, tapi berkontribusi sosial.

Pelajaran untuk Atlet & Publik

Aksi de Ligt menjadi pengingat kuat bahwa implementasi empati kini sangat berarti. Banyak penggiat olahraga kini berpikir ulang tentang pengaruh mereka—tentang bagaimana kekuatan media dan finansial bisa digunakan untuk kebaikan nyata di masyarakat.

Ringkasan Sekilas

Elemen Kunci Detail
Aksi Tepis Utang Sekolah De Ligt bayar £654.000 untuk makan siang 85 sekolah
Pendekatan Anonim Aksi dilakukan tanpa kabar terlebih dulu ke publik
Dampak Sosial Membantu siswa yang kesulitan, memberi ruang fokus sekolah
Citra Pemain Memperkuat reputation sebagai sosok dengan integritas tinggi
Sinyal Lebih Luas Atlet didorong menunjukkan empati konkret di masyarakat

Jadon Sancho Siap Menuju AS Roma dalam Bursa Transfer 2025?

Jadon Sancho Siap Menuju AS Roma dalam Bursa Transfer 2025?

1. Penawaran Resmi dari Roma

AS Roma telah resmi mengajukan tawaran pinjaman untuk winger Manchester United, Jadon Sancho, dengan rencana awal untuk musim 2025/26. Klub ibu kota Italia tersebut menyertakan opsi pembelian dalam proposal mereka, meskipun belum dipastikan apakah opsi ini bersifat wajib atau tidak.

2. Kenapa Roma Tertarik?

Pelatih anyar Roma, Gian Piero Gasperini, secara tak terbantahkan menginginkan kecepatan dan kreativitas di lini serang. Sancho—yang bermain sebagai winger kanan bertipe menyerang—dinilai ideal mengisi slot yang ditinggalkan oleh para pemain tua seperti Stephan El Shaarawy, serta mengakomodasi gaya permainan modern ala Gasperini.

3. Kendala Finansial dan Potensi Kerugian MU

Manchester United dinilai lebih prefer penjualan permanen ketimbang pinjaman, mengingat Sancho memiliki gaji sebesar £250,000 per minggu dan hanya menyisakan satu tahun kontrak. United dilaporkan meminta antara €20–25 juta secara permanen, sehingga menandakan kemungkinan kerugian besar karena Sancho dibeli seharga £73 juta pada 2021.

4. Situasi Sancho di MU Saat Ini

Sancho saat ini tidak masuk dalam rencana pelatih Rúben Amorim, tidak ikut tur pramusim, dan dianggap sebagai bagian dari “Bomb Squad” —sekelompok pemain yang tidak diinginkan dalam rencana tim.


Ringkasan Singkat

Aspek Detail
Klub Peminat AS Roma (ajukan pinjaman dengan opsi beli)
Alasan Roma Butuh winger kanan cepat & kreatif sesuai filosofi Gasperini
Situasi MU Sancho tidak masuk rencana tim, gaji tinggi, kontrak pendek
Permintaan MU Prefer penjualan permanen senilai €20–25 juta
Masalah Gaji besar dapat membebani keuangan Roma

Hantam Indonesia 1–0 dan Rebut Gelar di Final AFF U‑23 (2025)

Tuah Vietnam U23: Hantam Indonesia 1–0 dan Rebut Gelar di Final AFF U‑23 Mandiri Cup 2025

Timnas Vietnam U23 sukses mempertahankan gelarnya usai menundukkan Indonesia U23 1–0 di final ASEAN U‑23 Mandiri Cup 2025, yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta (29 Juli malam WIB).

Gol Penentu dari Nguyễn Công Phương

Gol tunggal kemenangan dicetak oleh Nguyễn Công Phương delapan menit jelang turun minum (menit ke‑37), ketika ia melepaskan volley mematikan hasil bola mati dan sundulan beruntun di kotak penalti Indonesia. Skor bertahan hingga akhir, membawa Vietnam meraih gelar ketiganya secara beruntun.

Jalannya Pertandingan & Sorotan

  • Pertandingan berlangsung ketat dengan ketahanan fisik tinggi; wasit Jepang Koji Takasaki mengeluarkan beberapa kartu kuning karena tekel keras yang terjadi, terutama dari kubu tuan rumah.

  • Penjaga gawang Vietnam, Tran Trung Kien, tampil hebat dengan beberapa penyelamatan krusial di pertengahan babak pertama—menjadi kunci menjaga skor tetap tipis.

  • Indonesia menguasai bola dan mencoba membangun serangan dari throw-in dan sepak pojok. Namun pertahanan Vietnam yang disiplin mampu meredam peluang tersebut.

Rekam Jejak Menuju Final

  • Vietnam lolos ke final dengan kemenangan dramatis 2–1 atas Philippines U23 di semifinal, lalu Indonesia menyingkirkan Thailand U23 lewat drama adu penalti 7–6 setelah imbang 1–1 ekstra waktu.

  • Sebagai juara bertahan tahun 2022 dan 2023, Vietnam kini menyegel gelar ketiga berturut‑turut di turnamen ini.

Evaluasi & Arti Kekalahan untuk Indonesia

  • Indonesia tampil penuh semangat sebagai tuan rumah, dengan dukungan suporter 35.000 penonton. Namun tekanan fisik dan manajemen agresi mempengaruhi konsentrasi tim.

  • Sudah mencapai final dua kali beruntun memberikan pengalaman penting bagi tim muda pelatih Gerald Vanenburg dalam membangun fondasi jangka panjang.

Kesimpulan

Gelar kembali ke tangan Vietnam setelah kemenangan tipis 1–0 atas Indonesia di Jakarta. Meskipun tuan rumah tampil gigih dan penuh energi, disiplin pertahanan dan gol kualitas dari Nguyễn Công Phương jadi pembeda. Vietnam kukuhkan dominasi U23 ASEAN, sementara Indonesia harus mengevaluasi mentalitas juang dan ketajaman ofensif untuk persiapan kompetisi mendatang.